Rabu, 19 Januari 2011
Senin, 17 Januari 2011
Senin, 21 Juni 2010
Di balik pembuatan TANAH AIR BETA #2
Inilah kami yang selama ini bekerja keras untuk membuat TANAH AIR BETA untuk INDONESIA
Di balik pembuatan TANAH AIR BETA
Inilah kerja keras kami saat buat film TANAH AIR BETA untuk INDONESIA
Kamis, 03 Juni 2010
Cerita saya saat berada di camp Pengungsi ex-TIMOR
Timor Timur....adalah salah satu propinsi Indonesia di bagian Timur. Sejak tahun 1999, sebagian besar warga Timor lebih memilih untuk merdeka daripada tetap bergabung dengan NKRI. Dan pada tahun 2002 diproklamirkanlah negara baru yang dulu wilayah itu adalah salah satu wilayah NKRI dengan nama RDTL "Repubilca Democratic of Timor Leste".
Sebagian warganya yang masih mencintai MERAH PUTIH mengungsi ke wilayah Indonesia. Mereka meninggalkan sanak saudara, barang-barang miliknya, kampung halaman, rumah dan segalanya. Mereka hanya bisa membawa aa yang bisa dibawa saat itu. Karena setelah masa referendum diumumkan bahwa lebih banyak memilih untuk merdeka terjadi kerusuhan di wilayah Timor itu, sehingga warga yang memilih untuk tetap berpihak pada Merah Putih langsung mengungsi ke wilayah NKRI. Mereka takut akan terjadi sesuatu pada diri mereka.
Trauma yang sudah bertahun-tahun lamanya semnjak NKRI menjaga wilayah itu karena warga Timor minta bergabung dengan NKRI masih terbesit di benak para pengungsi yang sekarang ini mendiami beberapa daerah di NTT. Ada di kupang, Wini, dan atambua.
Mereka hidup apa adanya....layaknya seorang yang telah mengalami bencana. Kehilangan harta benda dan saudara yang tidak tahu kabarnya menambah penderitaan mereka.
Pada tahun 2009...saya beruntung bisa langsung meihat mereka dari dekat. saat itu saya berbarengan dengan adanya kerjaan untuk membuat sebuah film tentang latar belakang pengunsi yaitu TANAH AIR BETA produksi Alenia Pictures. Saat itu saya sedang riset utk film dan saya langsung banyak mendengar cerita mereka saat itu. air mata saya ingin keluar saat mereka bercerita bagaimana terjadinya konflik, saudara mereka dibunuh dan banyak yang hilang. Saya juga melihat bagaimana kehidupan mereka yang tidak layak di camp pengungsian. saya berpikir bagaimana masa depan mereka sekarang....bagaimana masa depan anak-anak mereka....dimana saat itu saya melihatnya kurang gizi, putusnya pendidikan, hilangnya tempat bermain. saya sedih sekali saat melihat itu semua. ingin saya melakukan sesuatu...namun tak ada yang bisa saya kasih ke mereka. hanya keseriusan saya untuk membuat film Tanah Air Beta agar orang yang menonton bisa melihat kehidupan mereka dan memberikan bantuan bukan hanya makanan....namun pemikiran bagaimana membuat sebuah lingkungan baru bagi mereka utk mendapatkan temat tinggal yang menjadi milik mereka....pendidikan dan infrastruktur yang berguna bagi mereka.
Bahagianya saya berada di tengah-tengah mereka....mereka sangatlah polos, jujur dan baik. saya bercanda dengan mereka...berbagi kasih dan bermain bersama mereka di camp pengungsian.
Saya harap pemerintah bisa memperhatikan lebih serius tentang masalah Pengungsi ini....jangan hanya wilayah tidak dapat dipertahankan trus warga yang cinta akan merah putih diabaikan.
Mereka tetap WNI yang cinta akan tanah air INDONESIA.
Langganan:
Komentar (Atom)




